Terbang lebih tinggi, terbang lepas menembus tujuh lapis langit-langit kesimbonganmu, lepas sampai di suatu tempat yang takan pernah terjangkau oleh khayalmu dan tak pernah terbisik oleh hatimu, membumbung sampai Arsy Tuhanmu.
Nikmatilah ketika tuhanmu dengan mesra menyambutmu di singgasana-NYA yang agung. Dengan penuh kasih ia menyambutmu, mengucapkan selamat dating kepaamu.
Merangkulmu dengan mesra dan mengajakmu untuk mendendangkan lagu cinta bersama.
Para kekasihNYA, para malaikat , Bintang gemintang di langitNYA.Pepohonan, laut, sungai dan bumi.
Lihatlah lihatlah surgaKU ini wahai hambaKU. SurgaKU yang penuh keindahan dan kedamaian didalamnya akan kau temukan bunga-bunga indah, air mengalir, suara seruling, kicau burung, yang semuanya mendendangkan ayat-ayat-KU yang takan pernah sungguh-sungguh kau pahami. Bergabunglah dengan mereka yang bersamaKU mendendangkan lagu-lagu cinta untuk meraih rangkulan kemesraan KU
Lihatlah bunga yang indah itu hambaKU, bunga yang tidak tumbuh ditimur dan tidak pula dibarat. Bunga yang harumnya pernah ditebarkan oleh kekasihKU Muhammad yang agung. Bunga abadi yang juga kuberikan kepada para kekasih KU, sebagai rahmat dari TAMAN Firdaus. Petiklah. Petiklah bunga itu wahai hamba-Ku walau hanya sekuntum, ia abadi. Bunga yang indah dan suci untuk engkau bagikan kepada saudara-saudaramu, sebagai buah tangan dari Taman Firdaus.
Rawatlah ia diladang hatimu, siramilah ia dengan air mata taubatmu, pagarilah ia dengan tawadhu’mu, agar ia terus tumbuh, mekar dan harumnya tetap abadi.
Dan ketika malaikat-malaikat sedang bertasbih dari setiap pintu-pintu langit, bergetar sayap-sayap mereka, kemudian malaikat malaikat tersebut mengadu kepada Rabb NYA : ya Allah ya tuhan kami cahaya keindahan dan harum semerbaknya bunga surga telah melintasi kami, sehingga sayap-sayap perkasa kami dibuat kaku olehnya? Siapakah yang telah memetiknya ya Rabb kami? Apakah ia juga kekasihMu? Maka izinkanlah kami turun ya Rabb untuk mengucapkan salam kepadanya dan bersamanya melantunkan puisi-puisi cinta kepada MU.
Sekuntum bunga dari taman firdaus sebagai tanda kasih karena engkau telah menghampiriku.
Tebarkanlah kisah tentang sepenggal surga ini, usah kau berputus asa dari rahmat KU duhai hamba Ku. Tahukah engkau bahwa Aku lebih dekat dari urat nadi mu? SentuhanKu lebih lembut, belaianKu lebih mesra, rangkulanKu lebih hangat bahkan Aku lebih kasih Kepada Mu dari ibu kandung mu sendiri.
Jika engkau mendekat sejengkal kepada Ku maka aku akan menghampiri sehasta, jika engakau elbih dekat lagi sehasta kepada Ku, maka Aku se depa. Jika engkau berjalan menghampiri Aku maka Aku akan berlari menyambutmu. Apabila kau muliakan namaKu dalam majelis maka Aku akan memuliakan namamu dalam majelis yang lebih mulia. Manakala engkau diliputi oleh kerinduan kepada Kudan engkau asyik masyuk kepada Ku maka Aku pun asyik Masyuk kepada mu.
Tak tergetarkah hatimu oleh betapa besar cnta Ku pada mu.
Tak terdengarkah oleh telinga batinmu betapa bersungguh-sungguh Aku menyayangimu.
Cukupkanlah Aku sebagai pelindungmu.
Akulah penguasa langit dan bumi itu penggenggam jiwa setiap makhluk. KepadaKu lah semua bersujud dengan ikhlas ataupun terpaksa dan kepadaKu lah semua akan kembali.
Wahai jiwa yang tenang, kemabali engkau kepada Ku dengan ridho dan diridhoi.
Duhai hambaku bukalah matamu, kembalilah tebarkanlah kisah sepenggal surga ini, kembalilah biarkan semua mencium harumnya bunga surga itu sebagai kerinduan mereka kepada Ku.
Kamis, 27 Agustus 2009
SEKUNTUM BUNGA DARI TAMAN FIRDAUS
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar